Dunia yang bergesekan

Pernahkah kalian  melihat orang gila? pernahkan kalian berpikir kenapa orang gila tidak peduli dengan kondisi disekitarnya? bukan hanya karena gila, tapi lebih pada sesuatu apa yang dia lihat, dunia yang dia rasakan, dunia yang dia nyaman untuk hidup. Pernahkah kalian iri dengan orang gila? Jika tidak, aku mau sedikit beropini tentang mereka. Sebelumnya aku pernah menuliskan tentang katanya bahagia itu sederhana dimana kadang hal itu hanya sebuah alasan untuk pembenaran bahwa kita benar – benar bahagia ketika kita tidak bisa mencapai kebahagiaan yang kita inginkan. Tapi mungkin dari postingan terakhir, pola pikirku sedikit berubah ketika aku sendiri mulai merasakan keruwetan dengan hidup ini.

Lanjutkan membaca “Dunia yang bergesekan”

Katanya “Bahagia itu sederhana”

Seringkali aku tahu tulisan di social media tentang “bahagia itu sederhana…” diikuti dengan beberapa aktivitas yang mungkin memang sederhana, seperti “Bahagia itu sederhana, ngobrol dengan teman sampil ngopi”, atau “Bahagia itu sederhana, ketika membaca smsmu setelah pulang kerja”, dan lain sebagainya.

Pernah suatu hari aku membantah hal ini dengan menulis status di Twitter tentang bahagia itu gak sederhana, kalau bahagia itu sederhana, di dunia atau di Indonesia ini index kebahagiaan tidak bernilai rata – rata. Jadi apakah bahagia yang mereka maksud tentang ukuran pribadi? Iya, aku tahu bahagia bukan tentang tujuan yang besar, namun tetap harus ada indikator yang bisa menjawab kenapa dan apa yang bisa membuat mereka mengeluarkan statement seperti itu. Lanjutkan membaca “Katanya “Bahagia itu sederhana””