Singleton

It’s been a long day, kali ini aku akan bercerita sebuah ide lainnya tentang hidup. Tidak, aku tidak akan mencoba menjadi bijak, hanya sedikit berteori dengan pemikiranku yang dangkal ini. Well, banyak cerita fiksi dan teori tentang mesin waktu yang menunjukkan ada kemungkinan adanya muti-universe, dimana ada versi kita di dunia yang lain dengan garis waktu yang berbeda dengan dunia kita. Kalau kalian pernah nonton film The One yang diperankan oleh Jet Li dan Jason Statham, kira – kira seperti itulah multi-universe theory dimana ada dunia lain dengan cerita berbeda, artinya ada “diri kita” di dunia tersebut tapi dengan hidup yang berbeda, mungkin kita disini adalah seorang guru, sedangkan di dunia lain kita adalah CEO perusahaan multinasional dibidang teknologi dan di dunia lainnya lagi kita seorang pemulung, dan kemungkinan itu terus datang dengan jumlah dunia yang tidak terbatas.

Lanjutkan membaca “Singleton”

Iklan

Six degrees of separation

Teman dari teman kalian mungkin secara tidak sengaja adalah kakak ipar, atau pacar kalian adalah anak dari adik teman ayah kalian. Spontan orang – orang bilang “dunia ini ternyata sempit ya…”. Ide inilah yang pertama kali diungkapkan oleh Frigyes Karinthy di tahun 1929 dan dipopulerkan oleh John Guare dalam bentuk cerita drama di tahun yang sama. Six degree of separation adalah teori yang mengatakan bahwa semua hal didunia ini terhubung paling banyak 6 derajat, dimana setiap derajat direpresentasikan oleh sebuah hubungan seperti teman, kerabat, saudara dan sejenisnya. Artinya 2 orang yang tidak saling kenal dapat dihubungkan maksimal 6 pihak pemisah diantara mereka. Misalkan aku dengan Dian Sastro mungkin terpisah 4 derajat, jika dicari tahu mungkin aku punya teman orang yang tinggal di Jakarta. Temanku ayahnya kerja di perusahaan TV, teman ayahnya temanku ini adalah asistennya Dian Sastro, dan asistennya tentu saja kenal Dian Sastro, jadi untuk berhubungan dengan Dian Sastro aku hanya perlu meminta temanku ikut ayahnya, kemudian kenal asistennya, dan kenalan langsung dengan Dian Sastro.

Lanjutkan membaca “Six degrees of separation”

Permainan Fuck Marry or Kill

Seringkali pas lihat serial TV amerika, jokes tentang permainan fuck, marry, kill muncul. Permainan ini mungkin jarang yang tahu di Indonesia. Bentuk permainan fuck, marry, or kill sebenernya sederhana, bermain berkelompok minimal 2 orang, kita ditawarkan 3 nama, kalau kita laki – laki yang ditawarkan 3 nama wanita, biasanya artis atau kalau ingin ekstrim teman sendiri, kalau kita wanita sebaliknya yang ditawarkan nama laki – laki, kemudian masing – masing dari pilihan itu kita jawab mana yang ingin kita bunuh, kita kencani dan kita nikahi. Misalkan aku cowok, temenku nawarin aku nama “Raisa”, “Dian Sastro”, “Dewi Persik” dan fuck, marry, or kill?. Aku jawab I would like to Fuck “Raisa”, Marry “Dian Sastro” and Kill “Dewi Persik”. Well nama permainan ini mungkin agak kasar, boleh diganti dengan Do (Kill), Date (Fuck), Done (Marry). Lanjutkan membaca “Permainan Fuck Marry or Kill”

Samudra plastik

Suatu hari ketika aku pergi ke Alfamart (ndak perlu di sensor), aku nemu tulisan di kasirnya yang kira – kira isinya himbauan dari pemerintah untuk mengurangi penggunaan plastik, jadi orang yang berbelanja diharapkan untuk membawa kantong belanja sendiri. Tapi akhir – akhir ini aku lihat tulisan itu sudah gak ada, entah waktu itu peringatan hari bumi hari air atau apa aku kurang tahu. Tapi entah kenapa ndak ada kelanjutannya. Aku juga sering mengikuti channel Tought Cafe Today di youtube yang sering membahas tentang critical issues di masyarakat, nah salah satunya ada yang berjudul “Plastic Ocean” dari situ kemudian aku bermaksud menulis juga hal yang sama. Lanjutkan membaca “Samudra plastik”

Earworms lagu alay ditelinga

Kalian suka dengerin musik,,? pernahkah sebuah musik alay terngiang – ngiang ditelinga selama beberapa hari atau malah seumur hidup? yah itu namanya Earworms. Jadi ceritanya aku juga sering ngalamin earworms, lagunya macem – macem tapi kali ini lagu dari Goose House – Hikaru Nara  光るなら bukan lagu alay, lagunya enak. Lagu ini soundtrack anime Shigatsu no kimi no uso. Pas kemarin baru dapet lagu baru dari Kana Nishino yang judulnya No.1, rasanya setiap mau mandi si Kana-chan ini konser di telingaku, mending kan kalo lagu nya enak, hehe misalkan pas denger lagu alay terus jadi earworms bisa senyum – senyum sendiri kalian. Lanjutkan membaca “Earworms lagu alay ditelinga”

Overpopulation : Ketika bumi ini gak cukup buat manusia

Beberapa bulan lalu aku liat BBC yang bahas tentang overpopulation, yah dibumi, tentang manusia, bukan hewan atau tumbuhan, dimana biasanya hewan atau tumbuhan dicegah agar tidak punah, tapi manusia malah sebaliknya. Kalian pernah lihat website World O Meter disana ada realtime data kelahiran dan kematian, coba lihat dan kalian akan kaget dengan angkanya. Jumlah kelahiran per hari sekitar 200 ribuan dan kematian 100 ribuan artinya setiap hari populasi di dunia bertambah 100 ribu jiwa, total populasi di bumi sudah mencapai 7,422,051,340 (7.4 Milyar) saat tulisan ini dibuat dan akan terus bertambah 100 ribu perhari. Aku gak tahu dimasa depan, tapi di acara BBC yang aku lihat kita saat ini memang mengalami krisis pengendalian populasi, banyak hal yang akan terjadi dimasa depan jika terus seperti ini. Lanjutkan membaca “Overpopulation : Ketika bumi ini gak cukup buat manusia”

Pertama kali naik pesawat

Setelah 23 tahun baru pertama aku naik pesawat terbang sekitar 7 bulan yang lalu. Inget dulu pas masih kecil kalo ada helikopter “Aaa.. helikopter njaluk duwek’e” Shit, siapa coba dulu yang ngajarin. Aku ndak tau kalo beneran ada yang nyebar duit dari helikoper, kalo aku tahu aku akan bahas nanti di artikel yang lain. Ceritanya aku ke Jakarta ditawarin di salah satu Kementrian Indonesia untuk freelance jadi programmer selama sebulan. Nah aku dikasih tiket pesawat Garuda dari Jember – Surabaya – Jakarta. Karena pertama kali, aku kan bingung ya, di bandara harus kemana, apa bedanya sama naik kereta atau bis, tiketnya bentuknya gimana, nunggu dan masuk pesawatnya lewat mana, apa aja yang dilakuin di dalam pesawat dan banyak hal lainnya yang bikin aku bingung. Aku nulis cerita ini sekaligus ngasih informasi gimana cara naik pesawat bagi orang yang pertama kali seperti aku dulu. Naik pesawat ndak terlalu susah dan menakutkan sebenernya. Kita was – was karena nggak tahu dan takut salah atau ketinggalan pesawat. Harga tiket pesawat memang tidak semurah kereta dan bus tapi masyarakat sekarang udah banyak yang menggunakan transportasi udara untuk menghemat waktu perjalanan. Lanjutkan membaca “Pertama kali naik pesawat”