Aku dulu dan sekarang

Pagi ini habis nonton Gintama episode 202 entah kenapa rasanya bikin ngelamun (kata merenung terlalu berat). Seperti biasa mereka bawain jokes dari anime dan serial tv lain, ceritanya mereka libur selama setahun, dalam dunia nyata serial ini baru mulai season baru, tapi cerita di animenya mereka terpisah selama 2 tahun dan hampir semua karakter berubah kecuali Sinpachi, gabungin jokes dari Dragonball Z dan One Piece yang ceritanya berpisah 2 tahun untuk latihan dan kembali, ya walaupun cuma guyonan tapi entah kenapa Sinpachi ngerasa tertinggal dari yang lain, kemudian Gin bilang “2 tahun ini tidak bisa kembali, kau harus menghadapi kenyataan dan melihat kedepan”. Kayaknya aku juga sering cerita tentang 2 tahunku ini ya.

“Semua orang entah sejak kapan terasa pergi menjauh dariku, sampai sekarang, sebenarnya aku sering merasa seperti ini, aku selalu bermimpi seperti ini. Kami semua berlari di dalam kegelapan. Tapi semua orang berlari lebih cepat dariku. Aku selalu berusaha untuk mengejar mereka, tapi pada akhirnya aku selalu ditinggalkan sendiri dikegelapan.

“Shin-chan, kamu beruntung, karena kau memiliki tujuan yang membimbingmu di dalam kegelapan. Orang yang tidak beruntung adalah orang yang hanya berdiam diri saja tanpa tahu kemana harus pergi. Dan yang paling berat adalah orang yang berlari di depan tanpa tahu arah. Mungkin mereka bukan orang yang mau memperlambat larinya untukmu, mungkin mereka banyak mengambil jalan memutar, tapi kau percaya kalau dia terus maju ke depan kan? kau sangat beruntung mempunyai orang seperti itu, tak peduli seberapa jauh dia berada, kau akan bisa melihatnya, kalau kau terus berlari kau pasti akan bisa mengejarnya, itu pasti, karena aku akan selalu ada di dekatmu.”

Kalau kalian membaca tulisanku tentang Membenci Waktu kalian tahu kadang waktu berlalu sekejap ketika kita lengah, cerita dan kutipan dari Gintama tadi cuma pengantar (banyak ya, hehe) sekarang cerita tentang aku dan kalian, aku akan lulus kuliah (walaupun telat) kalian mungkin baru lulus SMA, baru dapat pekerjaan, baru nikah, atau yang lain yang bikin kalian merasa mendapat progress hidup ini. Lihat 5 tahun kebelakang, apa perbedaan kalian saat ini dan kalian sebelumnya. Aku sendiri tidak merasakan banyak hal yang berbeda, bukan karena aku buang – buang waktu 5 tahun ini (iya sedikit, agak banyak), tapi aku mulai berpikir tentang pekerjaan, iya aku cerita tentang mencari pekerjaan. Jadi apa bedanya aku setelah lulus SMK dan setelah lulus kuliah, apakah gampang dapetin pekerjaan?

Anak lulusan sarjana (S1) biasanya memimpikan untuk jabatan  level eksekutif (yang hampir tidak mungkin) atau kadang masih rebutan untuk bekerja sebagai admin (admin ada banyak jenisnya), nah misalkan aku ada diposisi untuk bekerja disana. Pertanyaanku, apakah aku 5 tahun yang lalu bisa melakukan pekerjaan itu? aku akan jawab, iya aku bisa, terus kenapa harus nunggu lulus kuliah? apa karena jabatan admin itu minta syarat memiliki gelar sarjana? iya mereka minta. Tapi kan jobdesc nya tidak terlalu susah juga untuk anak lulusan SMA (bisa belajar), bahkan mungkin kalian sering nemu anak SMA yang jauh lebih pinter, lebih telaten, lebih sabar, lebih bisa menghargai daripada mahasiswa (yang katanya maha-), cuma masalah titel sarjana aja? kalau iya, aku tidak terima. Iya aku tidak terima waktu yang tak habiskan selama 5 tahun ini cuma karena itu.

Sering aku dengar dari teman atau dosen bahwa kuliah ini sebenarnya adalah proses pendewasaan, dan skill yang kita pelajari di tingkat S1 tidak lebih jauh seperti kita mengupas kulit buah dan kita belum tahu rasa buah itu sendiri, maksudnya adalah yang kita tahu dan pelajari di bangku kuliah itu masih dasar, seperti rumus matematika, sebelum tahu darimana angka dan symbol itu diturunkan kita cuma tinggal pakai aja. Gimanapun di industri akan ada pelatihan dan pembekalan teknis agar kita bisa bekerja dan berkontribusi sesuai yang jenis pekerjaan kita. Aku kuliah di SI (Sistem Informasi), sejak awal aku sadar butuh “keahlian” untuk mengubah diriku, menjadi aku yang baru yang gak bisa dilakukan oleh aku yang lama, “The brand new you replaces the old of you” kata orang, gak cuma pendewasaan aja, tapi hard skill, pengetahuan, kecerdasan, sopan santun, simpati, relasi, ibadah, kebaikan, kerendahan hati, semangat, dan motivasi. Kalau aku 5 tahun lalu adalah v1.0 maka sekarang seharusnya udah v5.0 dengan patch dan minor update yang udah banyak banget.

Sekarang apa iya aku dan kalian sudah sejauh itu, perubahan seperti yang kita inginkan? aku belum, masih jauh. Seperti di serial Gintama tadi, aku tahu semua perubahan yang ada kadang tidak dibutuhkan, bahkan beberapa orang suka jalan terjal dan memutar dimana ada jalan lurus yang dekat dan mudah, apakah itu kebodohan? hmm aku tidak memiliki kapasitas untuk menjawab pertanyaan itu, lagipula aku dan kalian mungkin juga pelakunya. So benar kata Gin, 2 tahun atau 5 tahun ini tidak bisa kembali, kita harus menghadapi kenyataan dan melihat kedepan, ciptakan kamu yang baru yang gak bisa dilakukan oleh kamu yang lama.

Change will not come if we wait for some other person or some other time. We are the ones we’ve been waiting for. We are the change that we seek.
– Barack Obama

Satu pemikiran pada “Aku dulu dan sekarang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s