Catatan di dalam Bintang Kaca

Kalian tahu apa yang terjadi ketika kalian punya teman yang Introvert? mereka akan menganggap persahabatan kalian berharga walaupun mungkin dia tidak terlalu ekspresif dan susah dalam mengungkapkan perasaannya. Orang introvert bahkan bisa menjadikan teman duduk sebelah waktu ikut seminar atau melihat konser yang hanya 5 jam menjadi pengalaman dan ikatan seumur hidup mereka. Kalaupun kalian sejauh 149.6 juta kilometer, percayalah kalian tetap sahabat sejati. Tidak banyak hal istimewa di hidup mereka, karena mereka hanya memiliki ikatan yang berarti dalam sebuah lingkaran kecil disekitarnya. Memberikan kebahagian dan kenangan kecil akan berarti segalanya, karena itu aku terkadang merasa bisa melihat semua, semua hal baik yang pernah orang lain lakukan kepadaku dan terkadang terlalu banyak kenangan ndak terlalu menyenangkan juga.

15 Mei 2016 hari minggu malam ada temanku yang ngasih sesuatu, dibungkus kotak yang berisi catatan – catatan kecil di dalam gelas kaca berbentuk bintang seperti surat botol. Iya hanya catatan di dalam gelas kaca, tapi aku akan cerita kenapa membaca catatan – catatan itu rasanya menyenangkan. Hari itu bukan hari ulang tahun atau hari spesial lainnya, hari biasa seperti malam – malam sebelumnya. Jadi, isinya tentang apa?, hmm catatan, hehe iya sudah aku sebutin ya tadi, iya catatan penyemangat, sekali lagi aku terselamatkan dari rasa putus asa seorang avoidant yang mungkin akan hancur menjadi schizoid.  Rasanya girly banget yah, bahkan cerita ini juga, tapi inget kan tulisanku tentang Seksisme jadi jangan protes. Dulu aku merasa temenku ini punya masalah borderline disorder, tapi sekarang kayaknya dia udah jauh berbeda, lebih hidup dan semangat. Aku kurang tahu apa dia hanya nunjukin sisi itu saja atau masih seperti dulu, aku harap memang benar dia menjadi apa yang aku tahu sekarang.

IMG_20160516_124527.jpg
Catatan di dalam Bintang Kaca – Note Log

Pas pertama buka tak pikir jajan, opak panjang yang warna – warni itu tau kan ya, ternyata isinya sticky note yang diikat pakai benang. Foto di atas pas udah tak buka semua, tak balikin tanpa tak ikat lagi, totalnya ada 45 catatan, hmm aslinya 50, sisanya kosong jadi tak anggep 45. Aku gak cerita semua, beberapa aja yang ingin aku share, ayo dibuka..

IMG_20160516_112953.jpg
Jangan Lupa Senyum – Es Kering

Iya aku emang kayak es kering, ndak tau kenapa tapi senyum gak bisa tak paksain. Orang – orang juga sering protes kalo di ajak foto terus aku ndak senyum. Tapi pas aku nulis ini, aku senyum kayak gini :). Senyum emang gratis, kita bisa ngasih ke siapa aja, ada yang bilang senyum mengalahkan hati yang bengis, kalo orang udah disenyumin masih gak respon berarti mereka lebih bengis, forget it and find another.

IMG_20160516_112126
Hei cungkring, makan yang banyak! – Orang2an Sawah

Kalau baca tentang F.A.Q about Angga Ari Wijaya kalian tahu beratku ndak pernah lebih dari 53. Iya aku kurus untuk ukuran cowok, berapa banyak temen dan keluarga yang nyuruh aku makan biar gemuk tapi tetep segini. Tapi aku belum nyerah kok buat bisa jadiin 65 Kg, yah suatu hari mungkin ada yang komentar “Kamu gemukan..”, kapan ya?

IMG_20160516_113232.jpg
Jaga kesehatan, jangan sakit – Bukan Superman

Ada kalanya aku aku sakit sampek rasanya pengen pulang ke Gresik, yah kalo di kost sendirian, berhari – hari rasanya gak sembuh – sembuh mungkin aja waktunya mati, siapa yang tahu aku mati cuma karena demam. Gak ada yang peduli, iya karena gak ada yang tahu, mungkin. Selalu karena salahku sendiri, kurang istirahat, sering ngerasa kalo tangan ini masih bisa digerakin, ya digerakin, selama mata ini gak berat buat tetep terjaga ya gak perlu tidur, selama masih bisa mikir ya tetep dibuat mikir. Ada yang pernah bilang “ngga, ojok mendzalimi dirimu sendiri” atau “awmu gak menghargai badanmu sendiri, yang punya badan kan kamu, masih perlu diingetin orang lain” kira – kira kayak gitu. Iya mereka bener.

IMG_20160516_112622
Kamu punya teman – Avoidant

Inget pas aku cerita tentang aku yang avoidant, teman adalah sesuatu yang tetep jaga aku agar gak jatuh lebih jauh menjadi schizoid. Mungkin aku orang yang gak mau ditolong, rasanya semua masalah harus tak selesaiin sendirian tapi kenyataannya emang semua hal itu telalu berat buat aku.

IMG_20160516_112647
Rasanya ada tembok tinggi ketika ngomong sama aku

Pernah aku berpikir, kenapa ya temen – temen di kampus banyak ngobrol sama aku cuma masalah kuliah, kadang mereka cuma tanya tugas atau coding sedangkan aku ngerasa aku juga tahu banyak hal, aku baca buku, aku baca berita, aku nonton film, anime, dengerin musik, gambar, bahkan hal – hal yang gak diketahui banyak orang mulai yang normal sampek yang aneh, sebutin aja topiknya pasti tak respon. Tapi kadang aku juga mikir kayak gak membiarkan orang masuk dikehidupanku, ngasih jarak yang jauh jadi mereka ragu untuk ngelakuin kontak, tapi kenapa mereka gak ragu kalo menyangkut 2 hal diatas, rasanya seperti dikenal hanya nama tanpa orangnya, semakin lama kemudian aku milih untuk berinteraksi dengan sedikit orang, orang yang nerima karakterku, bukan karena skill yang tak pelajarin karena mungkin ketika aku gak berguna lagi aku juga ikut gak ada artinya buat mereka. Pada akhirnya aku ngeluarin apa yang ada dipikiranku dengan nulis di blog.

IMG_20160516_112431
Aku punya temen deket namanya Laptop – Salam Kenal

Bener juga sih, tapi serba salah juga jadi anak TI, aku belajar coding mati – matian, aku tahu sebenernya otakku terbatas dan pas – pasan untuk bidang ini, aku hanya punya modal telaten dan konsisten, kalo kalian tahu aku didepan laptop berusaha keras nginget sebuah fungsi program dan memahami algoritma yang sering lupa sampek kepalaku sakit, aku gak se-jago yang orang lain pikirkan, dimana ada orang yang mampu belajar suatu hal selama sejam, aku butuh 5 jam, itu kenapa aku menghabiskan banyak waktu juga di depan komputer. Aku gak punya sesuatu lagi yang bisa di andalkan jadi aku mengorbankan banyak hal untuk ini, sebenernya ada skill lain yang aku bisa tapi aku milih ini jadi primary skill. Kadang aku merasa “diselamatkan” ketika ditengah aktivitas codingku ada yang ngajak makan atau main di luar.

IMG_20160516_112920.jpg
2 Tahun perjalanan panjang – Skripsi

Catatan yang ini bikin aku berawan, mendung dan hujan deres. Shit, aku gak tau apa yang salah ketika aku ngerjain skripsi, sering aku tinggal, sering aku cari – cari alasan untuk gak ngerjain. Bahkan aku baca ini ketika aku belum lulus, rasanya kayak aku mengecewakan banyak orang, bukan karena temenku ngasih sebelum waktunya, tapi memang seharusnya aku yang bisa memposisikan diriku untuk pantas baca catatan ini dengan statusku yang udah lulus kuliah. Rasanya aku pengen teriak dan menyalahkan semua orang yang ada di dunia, “F*ck buat apa 2 tahun ini!”, kalian inget kan tulisanku My heart draws a dream, gak semua didunia ini berjalan semestinya walaupun udah ngasih 100% dari apa yang kamu punya.

IMG_20160516_112527
Cepet kerja setelah lulus – Developer

Sudah lulus telat dan nerima tekanan dari banyak pihak terutama orang tua, masalah pekerjaan, iya aku udah ngelakuin kesalahan 2 tahun lalu, segera kerja, Amin. Aku mungkin gak punya banyak pilihan, semoga masih ada hal baik dari sisa 2 tahun ini.

IMG_20160516_113157
Apa aku hanya kurang beruntung aja?

Aku bahkan gak pernah sedikitpun membayangkan aku melewati masa seperti 2 tahun ini. 6 tahun yang lalu rasanya percaya diri banget mampu melewati masa kuliah dengan baik. Aku juga seperti yang lain, mungkin tersandung, jatuh dan tersesat. Mungkin aku terlalu sombong, mungkin aku lupa diri, biar sudah, lagi pula sudah terjadi mau diapain lagi. Aku ndak punya kewajiban untuk sukses, tapi aku punya kewajiban buat terus mencoba. Semangat.

IMG_20160516_112728
Selamatkan aku yang tersesat – My Future Waifu

Iya kadang aku berharap menikah dengan cewek yang cerewet ^_^. Sudah banyak temen yang nikah, tapi aku ngerasa masih perjalanan yang jauh, seperti yang aku ceritain di My heart draws a dream seseorang yang mengorbankan semuanya agar gak menyesal suatu hari nanti hingga 4 tahun ini tanpa menjalin hubungan dengan siapapun. Aku juga manusia egois yang berharap sesuatu yang baik untuk hal ini.

IMG_20160516_111909
Settle down after 28 – Would you..

Nanti akan datang waktunya ketika aku beranjak dari dewasa menjadi orang tua, aku harap tidak ada penyesalan yang tertinggal. Kapan aku nikah? siapa yang tahu, tapi rasanya aku ingin mewujudkannya diumur 28, tapi seperti 2 tahun ini, siapa yang tahu, banyak hal yang tak terduga terjadi, mungkin 3 tahun lagi, siapa yang tahu, atau 10 tahun lagi, siapa yang tahu.

IMG_20160516_112317.jpg
Berusaha jadi pendengar yang baik

Iya, walaupun aku jarang ngasih tanggepan atau dukung dari apa yang mereka ceritakan tapi aku seneng dengerin cerita dan masalahnya orang lain, jadi tahu banyak orang diluar sana punya masalah lebih besar dari yang kita punya, daripada setiap hari kita yang kerjaannya ngeluh terus.

IMG_20160516_113322
Distance doesn’t matter – Kokoro Connect

Seperti yang tak tulis di awal “Kalaupun kalian sejauh 149.6 juta kilometer, percayalah kita tetap sahabat sejati”. Kalau bener – bener gak bisa ketemu lagi gimana? masing – masing dari kita punya kenangan, gak seperti foto atau tulisan, kenangan itu ada di pikiran dan hatimu, gak bisa dihilangkan selama kamu punya perasaan kuat terhadap mereka, jadi buatku ndak masalah, dan buat kalian juga gak masalah, ya.

IMG_20160516_112412.jpg
Last but not least – Our Family

Aku punya keluarga yang biasa aja, orang tua dan saudara yang biasa – biasa juga. Aku gak bisa mengungkapkan perasaanku kepada mereka, permintaan maaf untuk 2 tahun ini, atau gimana cara balas semua kebaikan mereka, tapi kalau ditanya, iya aku sayang mereka, aku cinta mereka, tapi… tuh kan berawan lagi. Aku ndak tau harus nulis apa, tapi iya “Selalu sayang sama keluarga”.

Hari ini 26 Mei, hari aku berumur 24, banyak PR dimasa depan, bayangin aja rasanya melelahkan tapi juga aku merasa tertantang “Kapan nih ngalahin dunia..”, terima kasih semangatnya, aku anggap bintang kaca ini penghargaan untuk hari ini, lagian jarang juga aku berusaha nginget tanggal lahir, tiba – tiba datang dan berakhir karena setiap tahun ya lewat begitu aja seperti hari – hari biasanya.

Hmm kasih soundtrack biar awannya berubah jadi mentari yang hangat. Notes n’ words by One Ok Rock buat kalian tetep semangat…

*149.6 Juta Km adalah jarak Bumi ke Matahari.

Dear friend, even we were separated by distance as far as 149.6 million km, believe in me I remember you and everything, that you’re greatest gift of my life and exist in heart. – Angga Ari Wijaya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s