Menjadi seorang Veganisme

Pernah dengar istilah veganism atau veganisme? Ndak?, hmm tapi kalian mungkin kenal istilah vegetarian. Veganism dan Vegetarian adalah sesuatu yang berbeda, yah mereka punya sedikit persamaan, tapi beda. Veganism atau veganisme adalah sebuah gaya hidup dimana kalian sangat peduli dan menghindari bentuk eksploitasi hewan seperti mengkonsumsi dalam bentuk apapun, makanan atau pakaian dan menolak melakukan uji coba kepada hewan. Orang atau pelaku veganisme disebut Vegan. Hmm sounds like pet lover huh? Hmm not exactly. Orang yang suka binatang belum tentu mereka tidak mengkonsumsi daging atau ikan bukan?. Vegan benar – benar tidak mengkonsumsi mereka dalam bentuk apapun. Mereka memperlakukan hewan dengan baik, dimana sebagian besar orang merasa hewan ada karena untuk memenuhi kebutuhan konsumsi manusia tapi para Vegan malah menolak hal tersebut.

Veganism adalah bentuk gaya hidup, menurutku tidak ada yang salah dengan mereka, mereka mengkonsumsi buah dan sayur  mencari alternatif untuk mengganti kebutuhan nutrisi hewani menjadi nabati. Mirip dengan para vegetarian, iya, tapi vegetarian mungkin masih mengkonsumsi produk dari hewan misal tas, mantel atau sepatu kulit hewan dan mungkin mereka tidak peduli menggunakan hewan sebagai hewan penelitian. Kesimpulannya vegetarian dan veganisme adalah gaya hidup yang berbeda tapi memiliki persamaan dalam konsumsi makanan, biasanya Vegetarian memilih gaya hidup itu karena masalah kesehatan sedangkan para Vegan memilih karena perasaan dan kepedulian terhadap hewan. Vegan bisa dibilang menaruh perhatian kepada hewan seperti kepada manusia, bahwa mereka bisa beranggapan hewan memiliki hak – hak hidup berdampingan dengan kta.

Bagaimana dengan masyarakat Indonesia? Mungkin menjadi Vegetarian sudah banyak yang mulai mempraktekkannya, tapi untuk menjadi vegan masih sangat sedikit, bahkan di TV pun jarang atau bahkan tidak ada yang membahas tentang vegan, tapi setelah cari – cari di internet, aku nemu website Masyarakat Vegan Indonesia walaupun aku kurang yakin web itu aktif. Cukup susah untuk memilih gaya hidup ini, Vegan bukan sekedar melabeli diri mereka sebagai orang yang menghindari konsumsi hewan tapi mereka punya sudut pandang bahwa hewan itu seperti seorang teman dan menghargai mereka seperti manusia bahkan menolak adanya diskriminasi hewan dan penelitian yang menggunakan mereka.

Bagaimana dengan aku sendiri? Tidak, aku bukan vegan, jadi seorang vegetarian saja aku tidak bisa, untuk tidak memakan daging saja aku tidak mampu, secara aku juga benci sayuran. Jadi kenapa aku menulis tentang vegan di rubrik Opini, karena aku mencoba mengikuti issues dan aku melakukan campaign dengan ide self-education dan critical awareness, aku menulis tentang krisis kesadaran masyarakat yang membuat aku gregetan dan bertanya – tanya, kemudian aku memberikan pendapatku di sini. Kalian bisa membaca opiniku yang lain tentang dunia ini di kategori Opini. Kali ini aku tidak akan menyarankan kalian untuk mempraktekkan gaya hidup Veganism. Tapi jika kalian memiliki ide seperti seorang vegetarian atau bahkan Vegan atau merasa bahwa kalian adalah veganism setelah membaca artikel ini, hmm lucky for you, kalian gak sendirian guys, di luar sana banyak banget Veganism, itu bukan kelainan atau kesalahan. Aku tidak mengkritik vegan dengan gaya hidupnya selama mereka tidak melakukan hal sebaliknya seperti memperlakukan manusia seperti hewan atau menjudge non-vegan sebagai makhluk yang tidak manusiawi.

Is Veganism Really Healthy? – Discovery News

Kalian bisa belajar banyak tentang Vegan di Vegan Society dan beberapa website lainnya tentang Veganism, disana kalian bisa mencari tahu resep makanan para Veganism, dan belajar bagaimana mengimplementasikan Veganism dalam kehidupan sehari – hari. Setelah baca ini apa kalian ingin jadi Vegan? It’s your decision.

Veganism is not about giving anything up or losing anything; it is about gaining the peace within yourself that comes from embracing nonviolence and refusing to participate in the exploitation of the vulnerable
Gary L. Francione

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s