My heart draws a dream

Judul kali ini sama persis dengan salah satu lagu favoritku “My heart draws a dream” by L’arc~en~ciel. Artikel ini gak akan bahas lagunya laruku, hanya pinjem judul yang kebetulan sama. Aku akan cerita tentang mimpi – mimpiku dari kecil hingga sekarang, tapi sebelumnya aku mau cerita anime yang  mengingatkanku tentang kerja keras. Kepikiran buat nulis karena nonton Anime “Sakurasou no Pet na Kanojo” anime yang direlease tahun 2013 tapi aku baru liat awal 2016, telat banget ya..hehe. Jadi kenapa dengan animenya dan apa hubungannya, sedikit sinopsis anime itu nyeritain tentang sekolah yang punya 2 asrama, yaitu asrama regular dan satu lagi asrama yang namanya “Sakurasou”, nah sakurasou ini bentuknya kayak rumah biasa isinya cuma 7 kamar, 6 untuk murid, dan satu guru pengawas, sebenernya sakurasou untuk murid yang bermasalah tapi kenyataannya yang disana berkumpul orang yang berbakat, pekerja keras tapi unik (bermasalah) ada penulis, pelukis, mangaka, voice actress, programmer, dan satu lagi siswa yang biasa – biasa aja yang mencoba jadi game designer, namanya Kanda. Kenapa bermasalah karena mereka memiliki kelakuan yang aneh atau karena melanggar aturan asrama reguler, kayak ada yang hyperaktif, gak pernah masuk, bawa hewan peliharaan dan sebab lainnya.

Nah yang jadi fokusku anak yang biasa – biasa aja ini rasanya mengingatkan pada diri sendiri, ditengah kumpulan orang yang berbakat, Kanda mempertanyakan kepada dirinya sendiri, “apa memang orang biasa – biasa aja tidak punya kesempatan dibanding orang yang punya keahlian luar biasa” sedangkan di dunia ini setiap orang bisa bermimpi untuk
menjadi sesuatu. Apa setiap orang biasa hanya bisa bermimpi yang biasa, beraktivitas, sekolah, kerja kantor, menikah, kemudian mati, apa peran mereka untuk dunia ini, apa peran meraka untuk manusia yang lain, bagaimana mereka berkontribusi untuk umat manusia, apa perlu orang biasa berakhir menjadi pragmatis. Apa benar kerja keras tidak pernah bisa mengalahkan orang yang berbakat?.

Kanzen Kankaku Dreamer

Di ambil dari judul lagunya ONE OK ROCK yang artinya Perfect-sense dreamer, banyak banget mimpiku sejak kecil, yah walaupun gak konsisten dan selalu berubah-ubah, tapi percayalah bermimpi dapat menjauhkanmu dari gak ada kerjaan diwaktu luangmu, gak ada putus asa bunuh diri dan gak ada malas dihidupmu dan mungkin suatu hari kamu akan hidup dan bekerja sesuai passionmu. Sesuatu yang tidak dipaksakan, sesuatu yang kamu suka yang tidak kamu anggap sebagai pekerjaan. Aku pernah bercita – cita menjadi Astronot (setelah kelas 3 SD ada pelajaran IPA bab tata surya), Pilot, Pembalap, Tentara (setelah main game delta force dan liat film Black Hawk Down), Pemadam Kebakaran (menurutku aksinya heroik), Mangaka (aku suka anime), Animator (berkembang dari mangaka), Game Developer (menantang diri sendiri dengan sesuatu yang sulit), seorang suami (setelah sadar udah mulai tua). Cerita ini bisa kalian temukan di artikelku yang lain F.A.Q about Angga Ari Wijaya.

Kembali dari cerita sakurasou tadi, diceritakan di episode akhir – akhir Kanda gagal mendapatkan review game design yang di buat untuk ke 2x nya, kemudian aku berpikir rasanya itu setiap hari hal seperti ini ada disekitarku, apa yang aku capai, rasanya selalu melihat banyak orang yang luar biasa, sukses dalam menggapai mimpinya, sedangkan aku, apa aku juga orang yang biasa – biasa aja yang selalu kalah dengan mereka?. Ada juga karakter cewek yang ikut audisi untuk voice actress dan gagal untuk tingkat profesional karena waktu itu dia masih voice actress amatir, dia mandiri dan pekerja keras, dia merasa (aku merasa),,, dunia ini gak adil. Dia berkorban waktu dan kesenangannya, gak pernah pergi main sama temen-temennya, nabung dan kerja sambilan karena gak pengen menyesal untuk menggapai cita-citanya selama 2 tahun, tapi apa nyatanya, tetap saja dia gagal. Padalah aku bisa jamin sebagian besar manusia di bumi ini hanya orang biasa – biasa aja, tapi kenapa rasanya sakit banget ketika udah memberikan 100% dan gagal. Kemudian apa aku berhenti bermimpi, tidak, seperti yang aku bilang tadi bermimpi menjauhkanmu dari rasa malas dan membuat kalian memiliki alasan untuk lebih hidup gak peduli mimpimu akan terwujud atau tidak.

Dari banyak mimpiku tadi mungkin yang tersisa sekarang adalah menjadi seorang “Software developer”, aku gak berharap kerja di perusahaan besar kayak Google, Oracle, Facebook. Cukup developer kecil – menegah dimana aku bisa memberikan kontribusi untuk dunia ini dan memberi manfaat untuk orang lain. Baca ceritaku yang lain tentang Kerja jadi Freelancer oh Yeah.

Reach out your hand, now let yourself go no one can bind your heart. Your gaze catches sight of the sun and no matter how faded the world is.
– My Heart Draws a Dream – L’arc~en~ciel

Satu pemikiran pada “My heart draws a dream

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s